BIOGRAFI PENDIRI MICROSOFT
Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington pada tahun 1995, anak kedua
dari tiga bersaudara. Ayahnya sorang pengacara dengan perusahaan yang punya
banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal.
Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung
sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur 11 tahun, orang
tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengrimnya ke Lakeside School,
sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.
Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya
diperkenalkan dengan dunia komputer. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa
pemrograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di
Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan,
dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. “Dia adalah seorang
‘nerd’ (eksentrik), sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan
itu.
Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah
bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Mereka
berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.
Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi
(Open Letter to Hobbysists), yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi
pada komputer dengan menyatakn bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat
lunak/software dan bahwa software tidak layak dicopy dan digandakan tanpa izin
penerbitnya. Pada masa itu, komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar
radio hamnya dan etika hacker, yang berpendapat bahwa inovasi dan pengetahuan
patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan
Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan
memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.
Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu
contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki
pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM, yang diterbitkan pada
1981. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncakan dapat
mencakup dan mengelola arsitektur 16-bit oleh keluarga chip x86Intel. Setelah
berunding dengan sebuah perusahaaan lain (Perusahaan Digital Research di
California), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan
mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuh system operasi
x86 dari perusahaan Seattle Computer seharga $50.000. (Ada kemungkinan
Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang
awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang
menerbitkannya dengan nama PC-DOS) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk
menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.
Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena
Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli
system operasi itu dengan murah, oleh sebab itu, Microsoft membayar uang kepada
Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian
lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadllan A.S
dan perusahaan-perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir
dasawarsa 1990.
Tidak dapat disangka bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan
dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan beberapa dakwaan yang
diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara-cara bisnis yang melanggar
undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli Internet Explorer pada
sistem operasi Windows.
Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua
Pegawai Eksekutif dan memandatkannya kepada kawan lamanya, Steve Ballmer. Gates
kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai
pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan
Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.
Saat ini Microsoft telah menciptakan produk-produk fenomenal seperti
Microsoft Office, Windows XP, Windows 7, dan menysul Windows 8. Bahkan
Microsoft merambah bisnis smartphone dengan menciptakan Windows Phone 7.
Author : andikarklovers02@gmail.com